Archives June 2022

Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M. Pd.I. (Ketua PC LP Ma’arif NU Kabupaten Malang) dalam Workshop Sistem Penjaminan Mutu Internal di MTs NU Pakis.

MALANG, MTs NU Pakis.Sch.id Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M. Pd.I. (Ketua PC LP Ma’arif NU Kabupaten Malang) menjadi pemateri pada Workshop Sistem Penjaminan Mutu Internal di MTs NU Pakis, Senin (27/06/2022).

Dalam workshop dalam pergantian tahun ajaran ini, MTs NU Pakis secara khusus mengundang Dr. AMKA (Panggilan Akrab Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M. Pd.I. ) sebagai bentuk upaya peningkatan kapasitas guru dan pegawai di MTs NU Pakis. “Kegiatan ini adalah bukti bahwa MTs NU Pakis berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan kepuasan siswa dan wali siswa” terang Dr. Najmah, M. Pd. (Kepala MTs NU Pakis). Salah satu faktor dari baiknya kepuasan siswa dan wali siswa adalah terus diperbaikinya mutu layanan yang disajikan oleh madrasah, tambahnya.

Dr. AMKA dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwasanya Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) lembaga memang sangat penting. Ibarat sebuah kecakapan dalam menentukan bahan, menjaga kualitas juru masak dan proses memasak, SPMI menjadi skema “dapur” madrasah agar kualitas hidangan pembelajaran dan pelayanan kependidikan terjaga dengan baik. Secara lugas, beliau menyampaikan apa saja indikator lembaga yang sistemnya “rusak” :

a. Sering munculnya kegiatan tanpa perencanaan

b. Muncul kesalahan yang berulang dan tanpa perbaikan

c. Ada / Banyak kegiatan yang orientasinya tidak kepada “pelanggan”

Maka penting bagi sebuah lembaga ataupun organisasi apapun untuk memperhatikan 3 kata kunci mutu secara lebih seksama, Pertama adalah menentukan kriteria yang jelas terhadap SDM dan operasional yang ada, Kedua adalah berorientasi pada kepuasan “pelanggan”, dan yang Ketiga, adalah berkomitmen untuk melaksanakan perbaikan berkelanjutan dalam lembaga atau organisasi, tambahnya lebih lanjut.

Dr. AMKA juga menyampaikan bahwa kegiatan evaluasi akhir tahun, persiapan tahun ajaran baru, dan workshop peningkatan SDM yang dilakukan MTs NU Pakis ini, sebenarnya menjadikan madrasah ini berpotensi untuk dapat menjadi rujukan bagi sekolah dan madrasah lain. Belum lagi memang track record MTs NU Pakis sebagai madrasah yang sering menjadi sasaran studi banding pengelolaan madrasah dan inovasi pembelajaran. “Semoga kegiatan serupa akan semakin banyak dilakukan oleh lembaga pendidikan lain sebagai bentuk perbaikan sistem yang berkelanjutan dan hal tersebut adalah salah satu kunci penting penjaminan mutu di sebuah lembaga pendidikan” terangnya.

Kontributor : Rifqy Ulinnuha

Hari ini (Senin, 27/7), MTs NU Pakis memulai rangkaian kegiatan “Workshop Penguatan Visi Misi dan Sistem Penjaminan Mutu Internal Madrasah” dalam rangka evaluasi akhir tahun pembelajaran dan persiapan tahun ajaran baru yang diikuti oleh seluruh guru dan karyawan.

“Dalam sepekan ini, kami berupaya untuk mengupas pengelolaan dalam lembaga kami sehingga dapat meningkatkan pelayanan kepada siswa, wali siswa dan masyarakat umum,” terang Tri Agung Yoga Prasojo, S. Pd. selaku Wakil Kepala Madrasah I di MTs NU Pakis. Menurut Yoga, kegiatan workshop ini adalah sebagai upaya MTs NU Pakis sebagai lembaga pendidikan untuk meningkatkan kualitas layanannya terhadap masyarakat.

Pada kesempatan tersebut Yoga menyampaikan bahwa kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama 1 minggu, mulai dari senin, 27 Juni 2022 s/d sabtu, 02 Juni 2022. Materi yang disajikan juga bervariasi, mulai dari Penguatan Visi Lembaga, Sistem Penjaminan Mutu Internal, Supervisi Pengawas, pembuatan perangkat, penyusunan RAPBM, sampai Outbond guru dan karyawan.

Ketua PCNU LP Ma’arif Kabupaten Malang, Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M. Pd.I., yang berkesampatan hadir dan mengisi materi Sistem Penjaminan Mutu Internal menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini memang sangat diperlukan sebagai sarana bagi madrasah untuk terus bertumbuh, memperbaiki diri dan menemukan bentuk yang lebih baik secara berkesinambungan. Dr. AMKA juga sangat mengapresiasi dan mendukung madrasah untuk mampu memiliki Sistem Penjaminan Mutu dalam internal masing-masing lembaga sebagai ikhtiar untuk menjaga kualitas layanan kepada masyarakat.

Kontributor : Rifqy Ulinnuha