Shila anak yang sangat rajin. Ia tak pernah lupa menyiram bunga miliknya setiap hari. Merawat tanaman tersebut dengan penuh kasih sayang.

Suatu hari, ada teman Shilla yang bernama Doni dan Emmy bermain bola basket di lapangan dekat rumahnya. Mereka bermain dengan penuh antusias.

Emmy, masukkan bolanya ke keranjang!” kata Doni.

Yeah, masuk….” Teriak Emmy.

Doni mengejar bola itu, hingga ke kebun bunga Shilla. Tapi tak diduga, bola yang masuk ke keranjang basket itu terpental kembali ke kebun bunga milik Shilla dan mengenai pot bunga pemberian nenek yang sangat ia sayangi. Shilla pun terkejut melihatnya dan ia langsung menangis. Doni pun meminta maaf kepada Shilla.

Shilla, maaf ya!” Ucap Doni

Apa? Mau minta maaf?” Teriak Shilla

Kamu sudah merusak pot bunga pemberian nenek, dan seperti tidak merasa bersalah. Seenaknya kamu minta maaf.” Kata Shilla dengan ketus.

Shilla tidak bisa menahan emosinya.

Aku sudah minta maaf.” Kata Doni

Aku tidak akan memaafkanmu !” Shila merapikan pot dan bunga dari nenek sambil menangis.

Maaf Shila….!” ucap Doni.

Aku belum bisa memaafkanmu,” isak Shila.

Shila maaaf!”Doni meminta maaf lagi.

Kali ini dengan tulus Shila terdiam.

Shil! Kalau kamu tidak memaafkanku, aku main basket lagi!!” tukas Doni.

Iya aku akan memaafkanmu, tapi tidak sepenihnya ikhlas,” gumam Shila pelan.”

Shila rasa dendam dan sifat tidak mau memaafkan malah merugikan kamu sendiri lhoo!!” nasihat Doni.

Baik aku akan memafkanmu!!” Shila tersenyum tipis….

Terima kasih Shila!” Doni langsung menuju ke lapangan basket kembali.

*****

Sore harinya, Doni datang ke taman Shila, Shila yang sedang asik menanam bunganya.

Shila….” sapa Doni pelan.

Haiiii……” jawab Shila riang.

Shila kaget melihat Doni membawa sebuah pot bunga aster.

Ini…untuk mengganti bunga dari nenekmu,” ucap Doni.

Hah! Ya ampuun, Doni tidak usah diganti kalii, itu kan hanya kecelakaan kecil, bunga dari nenekku juga sudah kurapikan.” Tukas Shila ramah.

Shila menerimanya sambil tersenyum.

Terima kasih yaa, Doni, ” ucap Shila.

Bunga terindah, untuk anak yang paling cantik, ” ucap Doni.”